Rabu pagi (23/7), aula Arafah SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri tampak berbeda. Suasana khidmat menyelimuti ruangan ketika para santri menyimak dengan saksama pemaparan program kurikulum tahun ajaran 2025–2026.
Bukan sekadar agenda tahunan, sosialisasi ini menjadi titik awal penting dalam perjalanan pendidikan. Para santri diajak memahami arah pembelajaran yang akan ditempuh—bukan hanya demi prestasi akademik, tetapi juga untuk menumbuhkan karakter, memperkuat adab, dan menanamkan semangat bertauhid yang menjadi ruh pendidikan di Daarut Tauhiid.
“Belajar jadi lebih terarah, tujuan jadi lebih jelas. Bismillah, semoga setiap langkah dalam proses belajar ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ungkap Titin Parlina, Humas SMP DTBS Putri.
Pemaparan disampaikan dengan lugas dan inspiratif, mengajak santri memaknai proses belajar sebagai perjalanan ruhani sekaligus intelektual. Di sinilah pendidikan bukan hanya soal mengisi kepala, tetapi juga membentuk hati dan jiwa.
Dengan kurikulum yang dirancang menyeluruh dan berlandaskan tauhid, SMP DTBS Putri berharap dapat melahirkan generasi kuat yang siap menghadapi tantangan zaman—dengan ilmu, iman, dan akhlak sebagai senjatanya. (Dian Safitri)