BANDUNG – SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri tengah menggelar Pesta Demokrasi dalam rangka pemilihan ketua dan wakil ketua Organisasi Pondok Pesantren (OPP) untuk masa bakti 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung dari Selasa (25/2) hingga Senin (3/3) di aula Arafah.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan pengurus OPP dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) Kabinet Labisya Izdihar. Dengan mengusung konsep demokrasi yang transparan dan edukatif, para santri diberikan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai tahapan pemilihan.
Berbagai rangkaian acara telah disiapkan, mulai dari orasi kandidat, debat pasangan calon, masa kampanye, hingga pemilu. Selain itu, terdapat sesi sharing dengan alumni, yang kali ini menghadirkan Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) sebagai narasumber. Para santri juga mengikuti Focus Group Discussion (FGD) untuk mendiskusikan isu-isu penting terkait kepemimpinan di lingkungan sekolah.
Acara ini tidak hanya bertujuan untuk memilih pemimpin baru di kalangan santri, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, keberanian berbicara di depan umum, serta memahami pentingnya musyawarah dan pemilihan dalam sistem demokrasi. Adapun ada beberapa ungkapan dari Pembina OSIS terkait kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini adalah perdana bagi kami, berkolaborasi dengan P5, karena di tahun sebelumnya untuk pemilihan umum ini di adakan di internal OPP dan MPK untuk kepanitiaannya. Dan untuk kepanitian itu sendiri dari kelas 9, sedangkan untuk audiens nya dari kelas 7 dan 8,” ungkap Widia Nur Erfiana, Pembina OSIS SMP DTBS Putri.
“Saya berharap semoga anak-anak bisa lebih mengenal demokrasi dan memotivasi mereka bahwa organisasi ini penting dari sejak dini di terapkan”. Lanjutnya
Pemilihan ketua dan wakil ketua OPP ini menjadi momentum penting bagi santri untuk belajar secara langsung tentang mekanisme demokrasi, mulai dari penyampaian visi-misi hingga pemungutan suara. Semoga melalui kegiatan ini, para santri semakin memahami pentingnya memiliki pemimpin yang kompeten dan berintegritas. (Nenden)